oleh Nuke Filiana Ardini

Social project adalah salah satu program yang sedang ditekuni Parametr, selain mengerjakan proyek komersial dan pendidikan. Social project dapat dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan misalnya sumbangan berupa uang kepada yayasan sosial, kontribusi tenaga kepada pembangunan fasilitas umum, dan masih banyak lagi. Namun, karena Parametr adalah sebuah kantor yang bergerak dalam bidang desain, tepatnya desain arsitektur dan interior, ada keinginan untuk melakukan kegiatan sosial dengan basisnya tetap pada desain.

Setelah sebelumnya muncul sebuah gagasan Sekolah Krukut pada tahun 2012, kali ini Parametr membuat project baru yang tujuan akhirnya adalah menggaungkan inspirasi yang diharapkan akan menjadi gerakan sosial, diberi label Meja Semangat. Meja Semangat adalah sebuah dedikasi untuk anak-anak yang sedang dalam proses menuntut ilmu agar lebih semangat.

Sasaran penerima Meja Semangat yang pertama adalah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Uswatun Hasanah, Pondok Jaya Bintaro. TPA tersebut memiliki metode pembelajaran Al-Qur’an dengan menggunakan qira’ati, dengan membuat kelas yang dibedakan sesuai tingkatan qira’ati. Setiap kelasnya terdiri dari 5-15 anak dengan 1 ustadz (pengajar). Meja Semangat ini dibuat untuk menggantikan dingklik/kursi rendah yang anak-anak gunakan sebagai meja untuk mengaji, yang terlihat kurang sesuai dengan adab dan fungsinya.

Pengenalan dan diskusi pertama – Jum’at, 30 Januari 2015

Untitled-1 copy

Hasil dari diskusi pertama dengan ustadz adalah proyek Meja Semangat ini diizinkan, namun diharapkan tanpa proses sulit yang dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar di TPA Masjid Uswatun Hasanah. Selain itu, didapatkan data jumlah santri kurang lebih sebanyak 150 orang dan pengajar 11 orang.

Usulan desain dan presentasi lingkup Parametr – 13 Februari sampai 18 Februari 2015

2

Setelah diberikan brief awal, Parametrian dan Magangers diberikan kesempatan untuk mencari referensi dan menuangkannya pada desain meja masing-masing. Selama proses pengusulan desain, setiap desain yang masuk dikumpulkan di ruang akar agar bisa dilihat Parametrian dan Magangers lain, juga Principal. Setelah itu, ditentukan 2 jenis desain meja untuk dikembangkan, yaitu desain meja tipe attached-nya Hammam dan desain meja tipe detached-nya Roza. Desain Roza kemudian dilanjutkan oleh Marthian.

Pembuatan prototype 1 dan prototype 2 – 19 Februari sampai 12 Maret 2015

3

Pembuatan prototype dikerjakan oleh Hammam dan Marthian, dengan bantuan dari Parametrian lainnya.

Presentasi prototype 1 dan prototype 2 dalam lingkup Parametr – Jum’at, 13 Maret 2015

Desain awal Meja Semangat mendapat saran-saran dari Parametr lain. Selain itu, prototype juga dicoba oleh salah satu santri TPA Masjid Uswatun Hasanah dan diminta penilaiannya terhadap masing-masing meja. Hasil dari presentasi, prototype perlu diperbaiki dalam hal ergonomi, eksplor desain meja, dan studi tentang material yang akan digunakan.

Prototype 3, kerjasama Parametr dengan Kontraktor – Jum’at, 13 Maret 2015

4

Prototype di presentasikan oleh kontraktor, dengan perbaikan di beberapa sisi dan engselnya. Desainnya pun lebih ergonomis untuk anak-anak dan dapat dilipat kembali sampai bentuknya hanya satu bidang papan saja.

(..to be continued)

March 31, 2015

Leave a Reply