Oleh ; Ario Andito & Azki Muhammad

T-shirts atau tee shirt atau kaos diketahui dari laman wikipedia pertama diperkenalkan secara resmi oleh Navy US tahun 1898. Namun dari awal penciptaan nya industri kaos (kalau kami boleh berteori) dilandasi dari kebutuhan untuk membuat pakaian yang terbuat dari bahan murah dengan potongan pola yang sangat sederhana – dalam hal ini kerah atau collar ditiadakan – sehingga pemakaiannya dengan mudah mencuci bahkan dibuang untuk digantikan dengan yang lain. Jadi kesan awal yang ingin disampaikan oleh kaos adalah informal, tidak resmi.

Pamor kaos mulai bersinar ketika Marlon Brando mengenakan kaos dengan desain A Streetcar Named Desiree. Sejak saat itu kaos mencapai status sebagai fashionable stand alone outer wear garment atau singkatnya dengan memakai kaos seorang individu akan bergaya.

kaos6

Saya memilih menggunakan kaos untuk bermacam-macam aktivitas, lantaran faktor nyaman dan kemalasan. Nyaman adalah alasan umum. Sedangkan kemalasan bisa dijelaskan sbb: Pagi bersiap berangkat ke studio (malam harinya pun pakai kaos), saya tidak mau direpotkan untuk memilih pakaian yang saya kenakan. Kaos pilihan jitu. Bila ada miting formal saya tinggal menambah layer baju kemeja (biasanya batik, nanti akan saya ceritakan lebih lanjut).Praktis

Kemalasan tersebut berbuah menjadi produk kreatif. Sadar kaos di era teknologi dan informasi ikut berevolusi, kaos tidak hanya menciptakan kesan, kaos adalah media untuk menyampaikan pesan !

Di studio Parametr suasana casual sengaja ditonjolkan alhasil banyak Parametrian (sebutan insan kreatif Parametr) memilih kaos sebagai pakaian sehari-hari dalam berproses kreatif. Selain dipilih untuk aktifitas harian, kaos menjadi pilihan dalam kegiatan diluar proyek, karena keluwesannya dalam menyampaikan kesan dan pesan. Misalnya kegiatan Parametrip (acara jalan-jalan tahunan Parametr) yang secara konsisten menciptakan desain kaos – selanjutnya saya menyebutnya kaos berpesan – setiap tahunnya, dimulai dari tahun 2012 sampai sekarang.

Proses kreatif kaos berpesan pun cukup unik. Yaitu lewat sayembara desain kaos Berpesan yang bisa diikuti oleh Parametrian bahkan magangers (sebutan mahasiswa magang).

Salah satu proses kreatif kaos Berpesan adalah kaos Berpesan Parametrip 2014 dan kaos Berpesan principal 2015. Azki Muhammad mangangers dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta berhasil memenangi sayembara kecil ini. Selanjutnya tulisan di bawah ini akan dipaparkan oleh yang bersangkutan. Selamat !!

1

Design by : Parametr Architecture | Made by : kaos OKE dot com

2 3 4

Saya mulai magang di kantor ini awal bulan oktober 2014. Diawal saya masuk studio saya melihat suasana santai tapi serius dalam proses berarsitekturnya. Suasana santai dilihat dari pakaian keseharian dalam berstudio di kantor yang memilih menggunakan pakaian informal. Hari demi hari berstudio di kantor terkadang saya melihat Principal & Parametrian menggunakan kaos bertuliskan Think beyond dan berlogo Parametr architecture. Kaos-kaos tersebut merupakan awal perjalanan kaos Parametr. Mas Ario ingin mendokumentasikan perjalanan kaos Parametr dari awal hingga sekarang.

Kaos Berpesan Parametrip

Setiap akhir tahun kantor Parametr mengadakan acara outing bersama. Tahun kemarin dilaksanakan tanggal 5-6 Desember 2014 di Grafika Cikole, Bandung. Pada pertengahan bulan November 2014, principal memberikan tugas kepada anak magang untuk mendesain kaos Parametrip. Mas Ario memberikan brief tentang desain kaos outing Parametr yang akan diproduksi dalam waktu dekat. Inti briefnya adalah desain kaos yang dihasilkan harus memiliki hubungan dengan proyek-proyek Parametr yang sedang ataupun sudah terbangun.

Setiap satu anak magang dianjurkan untuk mendesain 3 alternatif desain kaos atau lebih, total anak magang di kantor waktu itu ada 5 anak yang berasal dari kampus berbeda. Penjelaskan konsep desain kaos dari anak magang dilakukan pada tanggal 14 November 2014 dan Penjurian dilakukan oleh 3 principal Paramer. Peserta dan Pemenang sayembara akan mempresentasikannya didepan forum.

Salah satu ide kaos Parametrip yang berhasil saya menangkan berawal ketika saya melihat maket Jagad office di kantor. Patern vertikal pada facade jagad terlihat seperti grafik naik turun yang mengarah terus ke atas (naik) yang melambangkan kemajuan kantor jagad. Ya, sebelumnya saya juga sudah pernah mendengarkan Mas Ario menerangkan konsep kantor Jagad, jadi saya yakin ingin menerjemahkan konsep tersebut ke dalam desain kaos. Tidak tahu kenapa saya juga optimis untuk menggunakan fasad kantor ini menjadi ide desain kaos. Saya mengambil bidang-bidang pada fasadenya, polanya tetap saya ikuti namun untuk menyesuaikan kaos agar terlihat baik proporsinya agak saya tarik sehingga semakin terlihat kuat kesan unsur vertikalismnya. warna (kuning) pada kaos untuk memberi makna riang,hangat, playfull dan ceria pada perjalanan outing kita pada akhir tahun 2014.

gabung

kaos2

Design by : Parametr Architecture | Made by : kaos OKE dot com

konseo

kaos3

kaos4

Kaos Berpesan Principal 2015

Setelah desain kaos Berpesan Parametrip, Mas Ario memberikan tugas kepada saya (sebagai penanggung jawab tugas) dan teman-teman magang untuk mendesain kaos berpesan Principal. Kaos Berpesan ini hanya khusus digunakan oleh Principal sebagai sarana pemberi pesan dan iklan berjalan. Pesan kaos Berpesan Principal ini untuk menunjukan progress Parametr sebagai konsultan arsitektur yang akan terus eksis dalam usianya yang ke-5 tahun, memberikan makna bahwa 3 orang pendiri Parametr ini akan memberikan warna yang berbeda-beda namun tetap harmonis, mereka akan saling mengisi & bekerja sama dalam proses berarsitekturnya. Setelah kaos tersebut diproduksi, sekarang di studio saya selalu melihat Mas Ario mengunakan kaos Berpesan Principal. Semoga kaos tersebut bisa membawa berkah buat Mas Ario sendiri dan kantor Parametr, Amin.

kaos

Designed by : Parametr Architecture | Made by : kaos OKE dot com

January 21, 2015

Leave a Reply