by Amalia Devitasari

poster parametalk

Proses Kreatif di balik Majalah Interaktif Tempo

PARAMETALK #10 kali ini menghadirkan seorang designer grafis majalah digital TEMPO, Ryan Akbar. Kami disuguhkan berbagai cerita menarik tentang proses dan metode kerja seorang designer grafis, yang proses kerjanya juga mirip dengan profesi Arsitek.

5r

When your HOBBY becomes your CAREER

Menjadi designer grafis, berawal dari hobi Ryan yang memang suka menggambar dan dari hobi kemudian akhirnya menjadi profesi seperti sekarang. Sebelum berada di TEMPO, lulusan Modern School of Design Yogyakarta jurusan DKV ini sempat magang dan bekerja selama 5 tahun di Production House milik Rizal Mantovani. Pengalaman magang membuat Ryan merasakan proses kerja sebagai sebuah team yang tidak hanya egois dengan idealisme pribadi. Di sana Ryan lebih banyak mengerjakan event-event, tv program dan videoklip.

Mengapa memilih majalah TEMPO?

Don’t Run Away from Challenges, Run Over Them –  Joan Benoit

Sering update data personal di JobStreet, sampai akhirnya dihubungi via telepon oleh TEMPO. Ryan diberi ‘kesempatan’ ditempatkan di majalah digital TEMPO. Saat itu majalah digital TEMPO masih baru awal mulai. Dari sanalah, Ryan mencoba mengambil ‘kesempatan’ yang diberikan TEMPO dan menjadikannya sebagai tantangan. Saat ini  di TEMPO, Ryan mengerjakan tempo digital, travelounge dan komunika.

Proses Kerja Versi Majalah Digital

fix 2

Meski berbayar, animo orang yang berlangganan versi digital meningkat dari tahun ke tahun. Tempo Digital sendiri dapat di unduh di iOS, Android dan Windows Phone.

Sistem kerja di TEMPO dari hulu ke hilir. Sebelum penerbitan majalah versi digital, melalui proses versi cetak terlebih dahulu. Rapat besar sebelum penerbitan majalah mencakup usulan-usulan, perencanaan dan penugsaan, juga rapat antara redaktur dengan tim: kreatif, foto, majalah, koran dan digital.

fix

Dalam prosesnya, majalah digital di layout ulang dengan penyesuaian teks-foto-audio-video yang lebih kreatif dan interaktif. Formatnya harus mengikuti dari yang cetak selesai lebih dahulu supaya IN-LINE. Menariknya di majalah digital lebih bisa diapain aja’ dan yang paling penting nyaman saat dibaca. Style dalam typography, layout dan ikon-ikon di majalah digital juga dibuat lebih menarik dan lebih hidup. Seperti di Arsitektur, TEMPO juga memiliki preseden dalam perjalanannya. Majalah TIME dan National Geographic.

Dalam sesi tanya jawab, ada 1 pertanyaan menarik yang dilontarkan oleh Mas Ario:


”Saat ini perkembangan typography di Indonesia semakin menarik. Namun TEMPO masih dapat mempertahankan style khasnya, baik dari segi bahasa maupun tampilannya. Siapa yang menjaga roh TEMPO?


Yaitu para ‘SENIOR’. Para senior terlibat dalam proses evaluasi setelah majalah TEMPO terbit. Evaluasi mencakup keseluruhan materi baik dari pemilihan bahasa, layout, tampilan, dll.

TALENT wins GAME. But TEAMWORK wins CHAMPIONSHIP – Michael Jordan

Proses berkarya seorang designer grafis tidak lepas dari keterlibatan redaktur dengan tim: kreatif, foto, majalah, koran dan digital. Dari PARAMETALK #10 ini kita dapat mengambil benang merah bahwa teamwork merupakan elemen penting untuk menghasilkan karya yang dinikmati khalayak terus-menerus, all the time. Seperti proses berkarya kita, di Arsitektur.

October 28, 2014

Leave a Reply