Oleh : Dhamarhapsara

To be successful, the first thing to do is fall in love with your work.”

-Sister Mary Lauretta-

poster parametalk 3 copy

Jumat, 17 januari 2014 menjadi kesempatan yang ketiga kalinya bagi pararia Parametrian untuk berkumpul memperkaya khasanah keilmuan bersama seorang narasumber tamu di Ruang Akar dalam wadah Parametalk.

01-copy1

 

Hampir sama kaya di dunia arsitektur, mungkin kalo produser itu kaya developernya, arsitek itu sutradaranya, sedang mandornya adalah asisten sutradaranya.”

-Prita Arianegara-

Dalam kesempatan kali ini Parametrian berkesempatan untuk belajar melalui pengalaman seorang Prita Arianegara, asisten sutradara yang telah berkarya dalam lebih dari 46 film layar lebar negeri ini dalam satu dekade terakhir. Tidak sedikit judul-judul film populer negeri yang tak lepas dari campur tangannya. Nama-nama sutradara kondang pun pernah dibantunya dalam berkarya, mulai dari Titien Watimena, Mouly Surya, hinga Hanung Bramantyo. Banyak pula pengalaman dan ilmu yang beliau dapatkan dari mereka, yang melalui Parametalk#3 ini dibagikan kepada Parametrian.

 031

Setiap orang harus punya goal sendiri-sendiri.”

-Prita Arianegara-

Dalam menyampaikan pengangalamannya berkarya selama 10 tahun di dunia perfilman, wanita yang lebih akrab dipanggilMbak Prita ini mengawali cerita pengalamannya dengan kisah masa mudanya ketika menentukan jurusan di bangku kuliah. Beliau merupakan salah satu korban ‘salah jurusan’ ternyata, namun karena ketertarikkannya akan dunia film kala itu membuat beliau berani meninggalkan latar belakang pendidikan ekonomi yang ia tamatkan.

02-copy1

Kalo kamu kerja, jangan pernah bergaul sama orang-orang tertentu saja. Kamu harus punya kumpulan sama orang-orang lain. Karena mereka memperkaya kamu.”

-Prita Arianegara-

 041

Karena saya masih mencari bentuk, jadi semakin berbeda (sutradaranya) semakin seneng.”

-Prita Arianegara-

Banyak hal menarik yang disampaikan dalam forum ‘berbagi pengalaman’ ini, entah mengenai berbagai kisah pekerjaan teknis sebagai asisten sutradara (astrada) sampai pada kisah kehidupan yang sungguh mampu menginspirasi kami Parametrian.

Suasana hangat terjalin di Ruang Akar yang kami tempati, sangat santai namun tetap pada koridor yang jelas. Gelak tawa kamiParametrian sontak terlontar spontan beberapa kali ketika Mbak Prita menceritakan cerita-cerita lucu pengalamannya dalam berkarya. Sedangkan ketika sampai pada cerita yang menyentuh, semua hening seakan enggan terlewat satu kata pun. Dekorasi visual dinding baru ruang akar berpadu apik dengan berkas cahaya lampu semu jingga menambah kesan hangat bak kafe pada umumnya yang menawarkan kenyamanan suasana.

Banyak hal yang dapat kami petik sebagai pelajaran dari pertemuan kurang lebih selama satu setengah jam tersebut. Semangat kerja keras, ketekunan, pantang menyerah, dan kemauan untuk belajar. Namun yang paling menarik bagi kami adalah tentang keberanian dalam memilih cintanya, passion-nya. Hanya ada satu jawaban pasti akan semua hal gila yang telah beliau lakukan. “Aku memang pengen jadi sutradara”, katanya tegas.

Aku pengen jadi sutradara.”

-Prita Arianegara-

January 24, 2014

Leave a Reply