oleh Ario Danar & Alfe Amazia

Kesempurnaan muncul karena perpaduan berbagai unsur. seperti membuat juice buah, ketika membuat juice nanas terasa nikmat, tetapi dengan memadukan nanas serta sawi maka akan menambahkan kata sehat disamping nikmat. Begitu juga dengan arsitektur, sebuah komposisi yang dipadukan dengan proporsi serta ukuran pada suatu lingkup ruang tertentu maka akan menjadikan sebuah mahakarya yang sempurna

Permasalahan yang bisa muncul oleh seniman adalah “subjektifitas” dari nilai keindahan itu sendiri, dari berbagai sudut pandang maka muncul berbagai macam bentuk keindahan itu sendiri.

Adalah “mengobjektifkan sebuah subyektifitas” bukanlah hal yang mustahil, dengan memadukan “alat-alat” arsitek berupa komposisi, proporsi, skala, ruang dan suasana akan membawa kita ke dalam sebuah penekanan serta tujuan.

Kita akan mencoba menguraikan hal tersebut dengan gambar-gambar di bawah ini. biarlah gambar yang berbicara maka semuanya akan mudah untuk dipahami.golden1

golden2

Proporsi adalah salah satu elemen penyeimbang di mana komposisi pasti turut menyumbang andil besar dalam menciptakan proporsi. dapat dilihat pada pembuatan cocktail, bahan dasar kurang lebih adalah sama, namun kandungan tiap jenisnya yang membedakan rasa satu sama lain.golden3

Ketika sepiring Gudeg Jogjakarta dibandingkan dengan Liwet Solo, bahan dasar sama sama menggunakan santan, namun lebih jauh dalam pengolahannya, menimbulkan rasa yang sangat berbeda rasa. di sini subjektifitas akan “enak” muncul ke permukaan sebagai akhir dari penilaian.golden4

Bagaimana menempatkan proporsi ada pada tempatnya membantu kita untuk menambah nilai positif akan sebuah karya. pada gambar banguann di atas menunjukkan akan proporsi pada fungsi ruang membantu membangun identitas bangunan tersebut.

golden5

Apa yang nampak adalah suatu fenomena keindahan. sebuah trend suatu daerah dapat mendunia jika diterima oleh masyarakat universal, seperti pada gambar wanita di atas, secara sepihak semua orang punya pandangan “sexy!!”. namun bagaimana dengan trend “bagel head” yang menjadi trending di Jepang. Bagi orang Jepang, orang tersebut terlihat keren, cool, bahkan tampan/cantik, namun bagaimana dengan orang di luar Jepang, seperti contoh di Indonesia mengatakan bahwa orang tersebut “benjut”.

golden6

golden7

Memposisikan objek pada suatu ruang dan waktu tertentu menimbulkan efek ambience yang luar biasa. gambar di atas sama-sama menggunakan efek “fly” namun memiliki arti suasana yang berbeda.golden8

Begitu juga dengan gambar di atas, sebuah lompatan yang mempunyai makna yang jauh berbeda. sebuah lompatan yang mengartikan kerja keras menuju kedewasaan dengan sebuah lompatan yang mengartikan kebebasan.golden9

golden10

golden11

golden12

Kembali dengan kerelatifan. tidaka da manusia yang diciptakan serupa. perbedaan itulah yang menciptakan dunia. sama cantik, sama indah, sama “pas” dapat menceritakan gambar di atas dan di bawah. demikian juga dalam hal proporsi seorang arsitek. keberhasilan seorang arsitek adalah dengan memahami apa yang dunia katakan bagus dan bagus tipe apakah yang klien suka adalah sebuah kesempurnaan seorang arsitek.golden13

golden14

golden15

March 6, 2013

Leave a Reply